ANALISIS PERAMALAN DAN PENGENDALIAN PERIZINAN BERUSAHA DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN KARIMUN

Henny Yulius, Syafriadan Syafriadan

Abstract


Peramalan dan manajemen persediaan adalah salah satu faktor penting dalam menentukan keberlangsungan bisnis dalam suatu industri. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karimun merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki tugas pokok dan fungsi memberikan pelayanan publik sektor perizinan dan nonperizinan berusaha. Pada periode beberapa tahun terakhir mengalami permasalahan yaitu berkurangnya angka pengurusan perizinan. Peramalan  manual  telah dilakukan namun  sering  tidak  akurat  sehingga jumlah  target pendaftaran perizinan sering tidak tercapai,  terkadang  melebihi  namun lebih sering  jumlah permintaan konsumen tidak tercapai sesuai dengan angka prediksi, serta terdapat sejumlah surat dan sertifikat yang dicetak sesuai dengan pendaftaran yang diajukan oleh pelaku usaha atau pemohon perizinan. Namun untuk kebutuhan persiapan kelengkapan pencetakan surat dan sertifikat masih dengan perhitungan manual dan tradisional hanya dengan perkiraan saja, sehingga harus melakukan pemesanan bahan cetak berulang-ulang yang berakibat pada inefisiensi biaya, sementara bahan cetak perlu terus tersedia mengingat pentingnya melakukan pelayanan prima yang berakibat pada kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis metode peramalan yang paling sesuai  dan teknik pengendalian menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Peramalan yang dilakukan mengggunakan dua metode yaitu metode Exponential Smoothing with Trend dan metode Trend Anayisis dengan membandingkan tingkat kesalahan  terkecil, maka metode peramalan yang terpilih yaitu metode Trend Analysis, dengan nilai MAD sebesar 15.018, MSE sebesar 294.502, standart error sebesar 242,947, dan MAPE sebesar 0.342. Dari analisis pengolahan data yang telah dilakukan berdasarkan metode peramalan yang terpilih, peramalan terhadap jumlah perizinan sebesar 64.758. Untuk nilai tingkat persediaan paling ekonomis  adalah 256.13 atau 257 bahan cetak, frekuensi pembelian bahan cetak adalah 2.56 atau sebanyak 3 kali dalam 1 tahun, re-order point pada angka 17.33 unit atau 18 bahan cetak serta berdasarkan perhitungan biaya total cetak adalah Rp. 3.536.125.- per tahun.

Keywords


Peramalan, Persediaan, Perizinan, Economic Order Quantity

References


Assauri Sofjan. 2004. Manajemen Produksi Dan Operasi. Edisi Revi. Jakarta: FE-UI Jakarta.

Budiman, Saiful Nur. 2021. “Peramalan Stock Barang Dagangan Menggunakan Metode Single Exponential Smoothing.” Jurnal Teknologi Dan Manajemen Informatika 7 (2): 103–12. https://doi.org/10.26905/jtmi.v7i2.6727.

Dhaiban, A.K. 2017. Comparison between Linear Programming Model and Optimal Control Model of Production-Inventory System. Muckstadt J.A and Sapara, A. 2010. Principles of Inventory Management:When You Are Down to Four , Order More. Springer Series in Operation Research and Financial Engineering.

Prasetya, H. 2009. Manajemen Operasi. Yogyakarta: Media Pressindo.

Rizky Yudaruddin. 2019. Forecasting:Untuk Kegiatan Ekonomi Dan Bisnis. Samarinda: Pustaka Horizon.




DOI: http://dx.doi.org/10.36275/stsp.v22i1.458

Article Metrics

Abstract view : 37 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 16 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Henny Yulius

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Penerbit : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang


Alamat:
Jalan Hamka no.121 Tabing Padang. Indonesia
email: info@sttind.ac.id
HP:082386758367