PENINGKATAN NILAI KALORI BROWN COAL MENGGUNAKAN KATALIS MINYAK PELUMAS BEKAS PADA BATUBARA LOW CALORIE DAERAH TANJUNG BELIT, KECAMATAN JUJUHAN, KABUPATEN BUNGO, PROVINSI JAMBI

Tamrin Kasim, Heri Prabowo

Abstract


PT. KIM merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Lokasi penambangannya berada di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Keadaan endapan batubara PT. KIM berdasarkan sifat fisik, jenis roof/floor dan parting, ketebalan serta hubungannya dengan batuan lain, maka batubara di daerah ini dapat di koreksi menjadi tiga seam batubara, yaitu seam 100, seam 200 dan seam 300, dengan nilai kalori dibawah 4100 Kkl/kg dan 4200 Kkl/kg dalam kapasitas yang besar. Sementara itu dalam kegiatan penambangan PT KIM menghasilkan minyak pelumas bekas sebanyak 20.000 lt/bulan. Oleh sebab itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan ( upgrading ) nilai kalori batubara berkalori rendah ( low calori ) hasil penambangan. Maksud dari penelitian ini adalah mengungkapkan perbandingan optimum antara batubara dengan minyak pelumas bekas untuk mendapatkan nilai kalori optimum pada sampel batubara seam 100 dan seam 200 PT. KIM. Dan Untuk mengetahui penurunan nilai total moisture maksimum dari campuran batubara dengan minyak pelumas bekasMetodologi Upgrade Brown Coal yang dilakukan adalah mengambil sampel batubara secara sistimatis dan terwakili dibeberapa titik. Sampel tersebut dianalisa nilai kalori dan total moisture nya, kemudian dilakukan pencampuran dengan minyak pelumas dalam beberapa perbandingan. Dari analisis sampel batubara awal sebelum dilakukan Upgrade browncoal nilai kalori batubara yaitu 4857.61 Kkal/kg dan kadar air sebesar 33,10%. Setelah dilakukan metode upgrade browncoal pada perbandingan 100 gram batubara dengan 25 ml minyak pelumas bekas nilai kalori batubara sebesar 5793.19 Kkal/kg dan kadar air sebesar 4,36%. Pada perbandingan 100 gram batubara dengan 50 ml minyak pelumas bekas nilai kalori batubara sebesar 6595.79 Kkal/kg dan kadar air sebesar 4,50%. Pada perbandingan 100 gram batubara dengan 75 ml minyak pelumas bekas nilai kalori batubara sebesar 7161.55 Kkal/kg dan kadar air sebesar 6,22%. Pada perbandingan 100 gram batubara dengan 100 ml minyak pelumas bekas nilai kalori batubara sebesar 7331.19 Kkal/kg dan kadar air sebesar 4,71%. Pada perbandingan 100 gram batubara dengan 125 ml minyak pelumas bekas nilai kalori batubara sebesar 8049.05 Kkal/kg dan kadar air sebesar 6,30%. Dari penelitian ini didapat bahwa perbandingan optimum adalah 100 gr batubara dengan 75 ml minyak pelumas bekas. Penurunan total moisture maksimum dari sampel batubara yang di upgrade adalah pada perbandingan 100 gr batubara dengan 25 ml minyak pelumas bekas, namun penurunan ini  setiap perbandingannya tidak  berbeda jauh, yaitu berkisar 28,74% sampai 26.8%.

 

Kata Kunci : Upgrade browncoal , Low Coal, Calori,Total Moisture

 


References


Arbi, Yakub. (2006). “Kualitas Batubara”. ATCCourse Material, Bandung

Ardhika, (2006),“Daur Ulang Minyak Pelumas Bekas Menggunakan Batubara Sebagai Adsorben”,UPN “Veteran” JawaTimur

Ayu, Desliza P. (2011). “Kajian Teknis Pencampuran (Blending) Batubara Untuk Memenuhi Kriteria Permintaan Konsumen Di Pt. Bukit Asam (Persero), Tbk Tanjung Enim-Sumatera Selatan Untuk Juli 2015”.Tugas Akhir.UNP.

Bernasconi, G (1995), “Teknologi Kimia Bagian 2”, PT. PradnyaParamita,Jakarta

Ekky, Putra. “Kualitas Batubara, Coal Quality”.http://artikelbiboer.blogspot.com /2009/11/kualitas-batubara-coal-quality.html (diakses tanggal 19 Februari 2016)

Fariz, Tirasonjaya. “Kualitas Batubara”. https://ilmubatubara.wordpress.com/ 2006/09/23/kualitas-batubara/ (diakses tanggal 19 februari 2016)

Muchjidin. (2006). “Pengendalian Mutu dalam Industri Batubara”, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Mutasim, Billah. (2010). “Peningkatan Nilai Kalori Batubara Kualitas Rendah dengan Menggunakan Minyak Tanah dan Minyak Residu”, UPN-Press, Yogyakarta.

Sukandar, Rumidi. (1995). “Batubara dan Pemanfaatannya”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Sunarjianto dkk. (2008). “Batubara: Panduan Bisnis PT. Bukit Asam (Persero), Tbk.”, PT. Bukit Asam (Persero), Tbk., Jakarta.

Umar, D. F. et al (2006) “Optimasiproses Dewatering Pada Pilot Plant Upgraded BrownCoal, Palimanan, Laporan Intern Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara”, 2006, Indonesia.

Widodo. “Kualitas Batubara”. http://whedodo.mywapblog.com/kualitas.batubara .xhtml (diakses tanggal 19 Februari 2016)

Yunita Purnamasari, 2000, “Pembuatan Briket Dari Batubara Kualitas Rendah Dengan Proses Non Karbonisasi Dengan Menambahkan MgO dan MgCl2 ”,UPN”Veteran”Jawa Timur

Zeiba, Palus (1999). “Minyak Pelumas dari Industri Minyak Bumi”, Energi 5: 61-63.




DOI: http://dx.doi.org/10.36275/stsp.v17i2.30

Article Metrics

Abstract view : 46 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 122 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 SAINS DAN TEKNOLOGI



Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Contact Person:
Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang (STTIND PADANG)
Jalan Hamka no.121 Tabing Padang. Indonesia
email: info@sttind.ac.id
HP:082386758367