ANALISIS KUAT TEKAN TERHADAP WAKTU STAND-UP C1-G PERTAMBANGAN BAWAH TANAH PT. NAL SAWAHLUNTO SUMATERA BARAT

Murad MS, Indah Sulistia Ningsih

Abstract


Daerah penelitian (PT NAL) terletak di Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kuat tekan batuan dan waktu stand-up yang diperlukan dalam perencanaan penggalian dan pemasangan dukungan penambangan bawah tanah di PT. NAL. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi lapangan dan pengujian laboratorium. Metode pemecahan masalah dalam penelitian ini didasarkan pada klasifikasi massa batuan dari Bienalwski (1973) Sistem Nilai Massal Batu atau RMR yang terdiri dari kekuatan tekan UCS, jarak diskontinuitas, Rock Quality Designation (RQD), kondisi solid, kondisi air tanah dan orientasi pemegatan. Hasil analisis kekuatan uji kuat tekan batuan utuh, terlihat bahwa batuan terowongan memiliki nilai UCS 8,835 Mpa (lemah) untuk batu pasir, 13.367 Mpa (lemah) untuk batu lanau dan 4,620 Mpa (sangat lemah) untuk batubara. Berdasarkan sifat fisik, diketahui bahwa setiap batuan memiliki nilai porositas yang rendah. Analisis geomekanik memberikan nilai tertimbang Rock Mass Rating (RMR) dengan kualitas massa batuan kelas II (rock baik) untuk tiga jenis massa batuan. Analisis menggunakan grafik waktu stand-up, lamanya batu dapat menahan self-stress tanpa stand-up time untuk batupasir ± 2500 jam (3 bulan 12 hari) dengan bentang 8 m, batu lanau ± 2000 jam (2 bulan 21 hari ) dengan bentang 8 m dan batu bara ± 5000 jam (6 bulan 27 hari) dengan rentang 6,8 m.



Keywords


Kekuatan Kompresi, Waktu siaga, RMR

Refbacks

  • There are currently no refbacks.